BREAKING NEWS

Strategi Cerdas H. Badris Salam Kunci Kepercayaan BTN: Benahi Database Pengembang REI Sulsel!

 



Makassar — Belum genap sebulan menakhodai DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan periode 2026-2029, H. Badris Salam kembali memamerkan insting kepemimpinannya yang tajam. Pada Jumat (23/10/2026), sang ketua hadir memenuhi undangan strategis Developer Gathering Kuartal IV yang dihelat oleh Bank BTN Sulampua di Jalan Botolempangang, Makassar.

Di tengah suasana acara yang dibalut tema kasual "Chit, Chat, and Chill", Badris hadir bukan sekadar sebagai tamu kehormatan. Eksekutor ulung yang memulai kariernya dari kuli bangunan hingga menjadi bos properti ini datang membawa strategi konkret: mengamankan keran pembiayaan bagi seluruh anggotanya.

Pujian untuk Inovasi Cerdas Bank BTN

Di hadapan RCEO BTN Sulampua, Romeo Daniel MVE, dan jajaran pengurus dari asosiasi Apersi serta Himpera, H. Badris Salam menyampaikan apresiasi terbuka. CEO / Owner Bumi Pundi Karsa Holding ini mengaku salut dengan pendekatan Bank BTN yang dinilai tidak kaku dan sangat memanusiakan mitranya.

Apresiasi Badris tidak hanya ditujukan pada acara pemberian penghargaan kepada pengembang terbaik, tetapi juga pada inovasi brilian Bank BTN yang merancang dan meluncurkan kartu anggota (member card) berdesain khusus bagi asosiasi pengembang.

"Saya sangat salut dengan upaya Bank BTN selama ini. Bukan hanya karena acara silaturahmi ini, tetapi pihak Bank BTN juga punya inovasi out of the box dengan membuat desain kartu anggota asosiasi. Ini menumbuhkan rasa kepemilikan dan kebanggaan bagi para pengembang," puji HBS, sapaan akrabnya.

Rapikan Database, Kunci Aliran Dana Segar

Sebagai pemimpin, Badris sadar betul bahwa pujian dan lobi-lobi santai tidak cukup untuk mencairkan kredit perbankan. Bank membutuhkan data yang valid, terukur, dan transparan. Merespons terobosan BTN, Badris langsung mengeluarkan instruksi taktis untuk internal REI Sulsel: Benahi Database!

Gagasan ini menjadi senjata pamungkas Badris untuk memudahkan perbankan menyalurkan pembiayaan secara aman ke proyek-proyek anggota REI.


"Kami akan memperkuat database seluruh pengembang yang bernaung di bawah asosiasi REI. Kalau database kami lengkap, tertib, dan sehat, tentu pihak perbankan bisa lebih leluasa melihat peta potensi dan peluang kerja sama," tegas Badris.

Strategi pembenahan pangkalan data (database) internal ala Badris Salam ini adalah langkah progresif. Dengan data yang terintegrasi, Bank BTN dapat dengan mudah memetakan pengembang mana yang layak mendapat suntikan dana konstruksi (KYG) maupun dukungan KPR tanpa harus khawatir dengan rasio kredit macet (NPL).

Kehadiran H. Badris Salam di gathering tersebut memberikan sinyal kuat: REI Sulsel di bawah kepemimpinannya siap bertransformasi menjadi asosiasi yang modern, bankable, dan tak henti memburu peluang demi kesejahteraan seluruh anggotanya.

 


 


ADVERTISEMENT