BREAKING NEWS

Restu Bosowa Turun! Aksa Mahmud Resmi Dukung Badris Salam Pimpin REI Sulsel

  



MAKASSAR — Konstelasi bursa pencalonan Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan periode 2026 kian mengerucut pada satu kekuatan dominan. Dukungan kelas berat kembali mendarat di kubu Haji Badris Salam (HBS), kali ini datang langsung dari tokoh sentral pengusaha nasional asal Sulsel, Aksa Mahmud.

Momen krusial penyampaian restu dari pendiri Bosowa Corporation tersebut tidak terjadi di ruang rapat formal, melainkan di tengah euforia Nonton Bareng (Nobar) laga PSM Makassar di Graha Pena, Minggu (13/9/2026).

Di sela-sela ketegangan laga sepak bola, Aksa Mahmud melontarkan pernyataan singkat namun sarat makna politis bagi industri properti daerah.

"Ayo kita dukung sama-sama Pak Badris jadi Ketua REI Sulsel," ucap Aksa Mahmud dengan lugas.

Konsolidasi Elite Senior dan Tsunami Dukungan

Turun gunungnya Aksa Mahmud menyuntikkan moral dan legitimasi yang sangat masif bagi Badris Salam. Manuver ini sekaligus melengkapi konstelasi restu dari para 'Raja Properti' dan tokoh senior Sulsel.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan DPD REI Sulsel, Andi Idris Manggabarani, telah lebih dulu memasang badan dan mendeklarasikan dukungan mutlaknya pada acara akbar bertajuk HBS for REI Sulsel 2026 di Phinisi 1 Ballroom Hotel Claro, Rabu (9/9/2026) lalu.

Menyatunya dukungan dari figur-figur raksasa bisnis seperti Aksa Mahmud dan Idris Manggabarani menempatkan posisi Badris di atas angin menjelang pembukaan pendaftaran calon secara resmi.

Visi 'Bernurani' dan Mesin Milenial

Kendati mendapat back-up penuh dari para senior, Badris enggan meminggirkan peran vital para pengusaha muda. Ia membeberkan bahwa fondasi utama pergerakannya justru dimotori oleh kekuatan milenial yang kini mendominasi struktur keanggotaan REI.

"Alhamdulillah, dukungan dari para senior menjadi energi penting. Namun yang kami lihat di kepengurusan REI saat ini, kurang lebih 70 persen adalah teman-teman milenial. Mereka yang men- support kita di lapangan dan menjadi mesin penggerak organisasi ke depan," urai Badris.

Untuk merangkul seluruh lintas generasi tersebut, Badris telah menyiapkan cetak biru kepemimpinan yang bertumpu pada empat gagasan fundamental:
Solid: Merapatkan barisan antarpengembang di tengah fluktuasi ekonomi.
Inklusif: Membuka ruang setara bagi developer skala kecil, menengah, hingga raksasa.
Bernurani: Mengedepankan etika bisnis dan tanggung jawab penyediaan hunian rakyat.
Sejahtera: Memastikan advokasi kebijakan agar bisnis anggota tetap tumbuh progresif.

Keempat prinsip tersebut tak sekadar menjadi slogan. Badris berkomitmen bahwa seluruh program kerja taktis akan diramu bersama secara demokratis melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) REI Sulsel, menjadikan kepemimpinannya sebagai sebuah gerakan kolektif, bukan sekadar one-man show.

Dengan soliditas gerbong senior yang disokong oleh agresivitas 70 persen kader milenial, langkah Haji Badris Salam menuju pendaftaran resmi Ketua DPD REI Sulsel 2026 diproyeksi bakal berjalan sangat mulus.

 


 


ADVERTISEMENT