Poros Raksasa Terbentuk! AIA dan Bos Gapeksindo Sepakat 'Buldoser' Jalan HBS Menuju Ketua REI Sulsel
Font Terkecil
Font Terbesar
MAKASSAR — Jika ada satu kata yang paling tepat untuk menggambarkan laju Haji Badris Salam (HBS) menuju kursi Ketua DPD Realestat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan, kata itu adalah: Unstoppable (Tak Terbendung).
Di saat kandidat lain masih sibuk meraba-raba dukungan di akar rumput, kubu CEO Bumi Pundi Karsa ini justru berhasil meleburkan dua kekuatan raksasa politik dan bisnis di Sulawesi Selatan dalam satu gerbong pemenangan.
Dua poros besar itu dikendalikan oleh Andi Iwan Aras (AIA), anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang juga Ketua Dewan Pembina Gapeksindo Sulsel, bersama Amirullah Nur Saenong, Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (Gapeksindo) Sulsel.
Kedua tokoh sentral ini tertangkap kamera menggelar pertemuan khusus di sela-sela sebuah acara di Makassar pada Ahad (20/9/2026). Agendanya tunggal dan strategis: menyepakati pakta dukungan mutlak untuk memuluskan langkah Badris Salam memimpin REI Sulsel.
"Saya selaku Ketua Gapeksindo Sulsel, bersama Bapak Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) selaku Ketua Dewan Pembina Gapeksindo Sulsel, telah sepakat penuh untuk mendorong HBS maju sebagai Ketua REI Sulsel," bongkar Amirullah Nur saat dikonfirmasi, pagi tadi.
Kesepakatan AIA dan Amirullah di hari Minggu tersebut adalah puncak dari rentetan lobi tingkat tinggi yang dieksekusi Badris Salam pada pekan yang sama.
Sehari sebelumnya, Sabtu (19/9/2026), Badris terlebih dahulu sowan ke kediaman pribadi AIA di Makassar. Pertemuan yang diawali dari sapaan hangat via WhatsApp itu berujung pada turunnya restu dan garansi perlindungan dari sang elite Senayan.
"Beliau (AIA) tokoh nasional dan menyampaikan dukungan penuh secara pribadi ke kami," urai Badris Salam.
Bahkan, AIA tak segan "pasang badan". Ia secara khusus mewanti-wanti Badris agar tak segan melapor jika mendapati ada pihak-pihak yang mencoba "bermain kotor" atau mengganggu kelancaran proses pencalonannya di arena Musda nanti.
Di sisi lain, dukungan dari Amirullah Nur selaku komandan asosiasi konstruksi bukanlah sekadar urusan chemistry persahabatan lama. Ada hitung-hitungan rasional dan pragmatis demi kemajuan ekosistem bisnis daerah.
Amirullah, yang sebelumnya telah memberikan restu langsung kepada Badris di sebuah kafe di Jakarta (16/9/2026) sepulang umrah, menegaskan bahwa nyawa developer (REI) dan kontraktor (Gapeksindo) ibarat dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan.
"Pengembang perumahan mutlak membutuhkan support pengusaha konstruksi. Saya mendukung beliau (HBS) agar ke depan Gapeksindo dan REI bisa bersinergi nyata dan saling menghidupi," terang Amirullah.
Menariknya, dominasi manuver Badris Salam ini membuat kandidat lain seolah tak terlihat di radar para tokoh senior. "Saya belum tahu kalau ada calon lain selain HBS. Soalnya yang aktif berkomunikasi dengan Gapeksindo hanya Haji Badris," sentil Amirullah.
Berondongan dukungan kelas berat untuk Badris Salam ini terjadi bertepatan dengan ditiupnya peluit kick-off tahapan Musda XV REI Sulsel.
Ketua Steering Committee (SC) Musda XV REI Sulsel, Aldin Bulen, mengingatkan bahwa jendela pengambilan formulir pendaftaran calon ketua sangat terbatas, yakni dari 18 hingga 25 September 2026.
"Setelah formulir diisi lengkap beserta persyaratannya, calon ketua wajib mengembalikannya secara fisik pada tanggal 26-29 September 2026," jelas Aldin.
Kini, dengan karpet merah yang dihamparkan oleh poros AIA dan Amirullah Nur—serta bekal 255 suara voter yang telah diklaim sebelumnya—publik dan para pelaku bisnis properti menanti hari pembuktian HBS pada puncak Musda REI Sulsel yang akan digelar di Hotel Claro Makassar, 7 Oktober 2026 mendatang.
