BREAKING NEWS

Imlek 2026, Menko PMK: Simbol Harmoni Lintas Iman dalam Keberagaman Indonesia

  


JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno  menyebut Imlek 2026 menjadi momentum langka karena waktunya berdekatan dengan Rabu Abu bagi umat Nasrani, dan sekaligus awal Ramadan bagi umat Islam.

 

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Perayaan Imlek dan Pelantikan Pengurus serta Pengawas Perhimpunan Fujian Indonesia Periode ke-5 Tahun 2026–2029 di Sun City Restaurant, Jakarta pada Sabtu (21/2/2026). "Imlek tahun ini adalah Imlek yang istimewa karena sangat dekat dengan Rabu Abu, sebulan sebelum Paskah, dan sekaligus awal bulan Ramadan. Ini luar biasa, karena berbarengan dengan Imlek, awal Ramadan, dan Rabu Abu," kata Pratikno.

 

Ia menilai momentum tersebut sebagai simbol harmoni dalam keberagaman Indonesia. "Saya rasa ini sebuah kosmologis kebetulan luar biasa yang jarang terjadi, mungkin satu abad sekali. Ini kami harapkan menjadi simbol harmoni bagi masyarakat Indonesia yang sangat plural, memperkokoh persaudaraan lintas masyarakat dan lintas iman," ujarnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Pratikno menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus dan pengawas Perhimpunan Fujian Indonesia Periode 2026–2029 yang baru dilantik. Ia meyakini kepengurusan baru akan semakin memperkuat kontribusi masyarakat Fujian bagi pembangunan bangsa.

 

Perhimpunan Fujian Indonesia merupakan komunitas besar dan Pratikno berharap pengurus baru akan melanjutkan kontribusi masyarakat Fujian kepada Indonesia.

 

Ia menambahkan, melalui forum tersebut, seluruh elemen masyarakat merayakan keberagaman budaya sebagai kekuatan untuk memperkaya dan memperkokoh kesatuan nasional.  "Sekali lagi saya sampaikan Selamat Tahun Baru Imlek. Semoga membawa kemakmuran, kesehatan, dan keberhasilan untuk kita semua dan untuk Indonesia," kata Pratikno.

 


 


ADVERTISEMENT